Dunia ini Sedang Berlalu

“Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya” (1 Yoh 2:15-17).

Kata kerja ‘lenyap’ menggunakan tata bahasa present indicative middle. Present tense berarti terus menerus. Jadi dunia terus menerus menurun berlalu. Indicative mood “menyatakan sesuatu yang sedang terjadi ketika pembicara sedang membuat pernyataan.” Jadi sistem dunia ini sedang berlalu pada saat ini. Middle voice memberitahu kita bahwa dunia ini sedang berlalu ‘dengan sebuah aksi yang terjadi atas dirinya sendiri atau berkaitan dengan dirinya sendiri.’ Jadi dunia ini sedang berlalu. Kita tahu bahwa bukan dunia yang melalukan dirinya sendiri, dan kita tahu ilah dunia ini tidak melalukan dunia ini. Tetapi, ALLAH-lah yang melalukan dunia ini. Allah memegang kendali. Dia sedang menggunakan sistem dunia pada saat ini untuk rencana kekal-Nya dan kemuliaan-Nya, dan dunia ini akan selesai tepat ketika Allah memutuskannya,kemudian digantikan dengan Kerajaan Kristus.

Nabi Daniel menggambarkan akhir dari sistem dunia saat ini. Dalam mimpi yang diberikan pada Nebukadnezar, akhir dari dunia ini digambarkan sebagai sebuah patung manusia besar, yang menggambarkan kerajaan-kerajaan dunia yang tengah memerintah, Babel, Persia, Yunani, dan Roma (Dan 2:31-35). Penafsiran Daniel menjelaskan bahwa Kerajaan Roma berlanjut dengan berbagai bentuk hingga kedatangan Kristus, yang mana akan menghancurkan sistem dunia dan menggantikannya dengan Kerajaan Kristus yang penuh kebenaran. “Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang besi dan tanah liat itu, sehingga remuk. Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak, dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi’ (Dan 2:3-35).

Komentator Alkitab, Robert Lenski berkata, “Dunia sekarang sedang dalam proses berlalu. Adalah sifatnya untuk tidak kekal. Kehancuran mengambil alih dirinya. Kemegahannya memudar, bunga-bunganya melayu, janji-janjinya bertumbangan, harapannya berguguran. Yes 14:11. … Apakah suara rayuan dunia menggelitik telingamu? Dengarkan Firman Kebenaran: ‘Dunia ini sedang berlalu!’ Bank sedang , tidak pernah mampu membayar hutang-hutangnya – apakah engkau mau menabung ke dalamnya? Pondasinya rapuh, tidak pernah mantap tetapi hanya sebuah ilusi – akankah engkau membangun di atasnya? Gunung sedang bergumuruh, berguncang, siap untuk meledakkan kepalanya kapan saja – akankah engkau membangun kotamu di sana?”