Nanobugs Mengherankan Para Ilmuwan

Diterjemahkan oleh: Gbl. Arifan T. Kusuma

Sumber: www.wayoflife.org

Dipos 25 Juli 2020

sumber www.microscopy-uk.org.uk

Artikel berikut diambil dari creationmoments.com, 3 Januari 2020: “Rangkaian penemuan-penemuan yang tidak disangka telah membuat para ilmuwan menggelengkan kepala mereka. Mereka telah menemukan mahkluk hidup terkecil yang pernah dilihat dari kedalaman tiga mil di bawah permukaan Bumi, yang hidup dengan bahagia dalam suhu setinggi 338 derajat. Makhluk-makhluk itu ditemukan sebagai bagian dari Deep Subsurface Microbiology Program. Usaha ilmiah ini adalah untuk mencari mikroba di bawah permukaan yang dapat memakan dan memecahkan polutan bawah tanah. Dengan panjang 20 hingga 150 nanometer, mereka tampak terlalu kecil untuk bisa hidup. Satu nanometer sama dengan sepermilyar dari satu meter. Rata-rata rambut manusia berukuran 10.000 nanometer. Rata-rata atom berukuran 3-5 nanometer. Jadi suatu makhluk yang ukurannya empat atau lima kali dari ukuran sebuah atom tampak mustahil untuk hidup. Lagipula, sebuah dinding sel itu tebalnya 5 hingga 7 nanometer. DNA saja tebal 6 hingga 7 nanometer. Jadi, dengan hanya dua dinding sel dan sebuah DNA yang kecil, makhluk-makhluk yang sangat kecil ini – yang dinamakan ‘nanobes’ – tampak terlalu kecil untuk menjadi makhluk hidup. Atas alasan ini, para ilmuwan memutuskan tidak mungkin makhluk itu hidup. Tetapi setelah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa makhluk-makhluk ini memiliki DNA dan terbuat dari elemen-elemen kehidupan — karbon, nitrogen, dan oksigen. Dan mereka juga bertumbuh seperti makhluk hidup lainnya. Nanobes adalah demonstrasi lainnya bahwa tidak ada yang terlalu sulit bagi Allah, dan juga tidak ada tempat di mana Ia tidak ada. Ini adalah sebuah penghiburan bagi kita karena Allah telah memberikan segalanya, termasuk hidup dari Anak-Nya, untuk menyelamatkan kita.Notes: Discover, 1/01, ‘It’s a Small World After All,’ p. 58.”